Sabtu, 09 Agustus 2014

Lapis-Lapis Keberkahan

Penerbit : Pro-U Media
Penulis : Salim A. Fillah
Ukuran : - cm
Halaman : - halaman
Cover : SC
Berat : - gr

Harga : Rp. 100.000,-
(Disc. 15%)





Sinopsis :

Bahagia adalah kata paling menyihir dalam hidup manusia. Jiwa merinduinya. Akal mengharapinya. Raga mengejarnya. Tapi kebahagiaan adalah goda yang tega. Ia bayangan yang melipir jika difikir, lari jika dicari, tak tentu jika diburu, melesat jika ditangkap, menghilang jika dihadang. Di nanar mata yang tak menjumpa bahagia; insan lain tampak lebih cerah. Di denging telinga yang tak menyimak bahagia; insan lain terdengar lebih ceria. Di gerisik hati yang tak merasa bahagia; insan lain berkilau bercahaya.

Buku ini disusun dengan keinsyafan kecil; bahwa jika bahagia dijadikan tujuan, kita akan luput menikmatinya sepanjang perjalanan. Bahwa jika bahagia dijadikan cita, kita akan kehilangan ia sebagai rasa. Bahwa jika bahagia djadikan tugas jiwa, kita akan melalaikan kewajiban sebagai hamba. Bahwa jika bahagia dijadikan tema besar kehidupan, kita bisa kehilangan ia setelah kematian.

Bahagia adalah kata yang tak cukup untuk mewakili segenap kebaikan. Maka buku ini diberi tajuk “Lapis-Lapis Keberkahan”. Hidup kita umpama buah beraneka aroma, bentuk, warna, serta rasa; yang diiris-iris dan ditumpuk berlapis-lapis. Tiap irisan itu, punya wangi maupun anyirnya, lembut atau kasarnya, manis serta pahitnya, masam juga asinnya. Tapi kepastian dari-Nya dalam segala yang terindra itu ialah; ada gizi yang bermanfaat bagi ruh, akal, dan jasad kita.

Ialah lapis-lapis keberkahan. Mungkin bukan nikmat atau musibahnya, tapi syukur dan sabarnya. Bukan kaya atau miskinnya, tapi shadaqah dan doanya. Bukan sakit atau sehatnya, tapi dzikir dan tafakkurnya. Bukan sedikit atau banyaknya, tapi ridha dan qana`ahnya. Bukan tinggi atau rendahnya, tapi tazkiyah dan tawadhu’nya. Bukan kuat atau lemahnya, tapi adab dan akhlaqnya. Bukan sempit atau lapangnya, tapi zuhud dan wara`nya. Bukan sukar atau mudahnya, tapi ’amal dan jihadnya. Bukan berat atau ringannya, tapi ikhlas dan tawakkalnya.

Selamat datang di lapis-lapis keberkahan. Biarlah bahagia menjadi makmum bagi Islam, iman, dan ihsan kita; membuntutinya hingga ke surga.

Prolog :

Bahagia. Inilah kata paling menyihir dalam hidup manusia.

Tak satu jiwapun kecuali merinduinya. Tak satu akalpun kecuali mengharapinya. Tak satu ragapun kecuali mengejarnya. Tapi kebahagiaan adalah goda yang tega. Ia seakan bayang-bayang yang  kian difikir makin melipir, kian dicari makin lari, kian diburu makin tak tentu, kian ditangkap makin melesat, kian dihadang makin hilang.

Dalam nanar mata yang tak menemukan bahagia; insan lain tampak lebih cerah. Dalam denging telinga yang tak menangkap bahagia; insan lain terdengar lebih ceria. Dalam gerisik hati yang tak merasa bahagia; insan lain terkilau lebih bercahaya. Maka penderitaan manusia berlipat berkuadrat saat ia membandingkan diri dengan sosok di sekitarnya. Seperti sang gunung, seperti sang batu, seperti Sisyphus.

Buku tak berharga ini disusun dengan kesadaran kecil, bahwa jika bahagia dijadikan tujuan, kita akan luput untuk menikmatinya di sepanjang perjalanan. Bahwa jika bahagia dijadikan cita, kita akan kehilangan ia sebagai rasa. Bahwa jika bahagia dijadikan tugas jiwa, kita akan melalaikan kewajiban sebagai hamba. Bahwa jika bahagia dijadikan tema utama kehidupan, kita bisa kehilangan ia setelah kematian.

Sebagai mukmin, kita lalu tahu, bahagia adalah kata yang tak cukup untuk mewakili segenap kebaikan. Di dunia, terlebih untuk akhirat. Oleh itulah, mari jeda sejenak dari membicarakan kebahagiaan.

Maka buku ini diberi tajuk ‘Lapis-lapis Keberkahan’.

Hidup kita seumpama bebuahan beraneka aroma, bentuk, warna, reraba, dan rasa, yang diiris-iris dan ditumpuk berlapis-lapis. Tiap irisan itu adalah karunia Allah, kemudianlah tumbuh dari benih yang kita tanam. Tiap irisan itu, punya wangi maupun anyirnya, teratur maupun acaknya, cerah maupun kelamnya, lembut maupun kasarnya, manis maupun pahitnya, masam maupun asinnya. Tapi kepastian dariNya dalam segala yang terindra itu adalah; semua mengandung gizi yang bermanfaat bagi ruh, akal, dan jasad kita.

Itulah berkah. Itulah lapis-lapis keberkahan.

Ia bukan nikmat atau musibahnya; melainkan syukur dan sabarnya. Ia bukan kaya atau miskinnya; melainkan shadaqah dan doanya. Ia bukan sakit atau sehatnya; melainkan dzikir dan tafakkurnya. Ia bukan sedikit atau banyaknya; melainkan ridha dan qana’ahnya. Ia bukan tinggi atau rendahnya; melainkan tazkiyah dan tawadhu’nya. Ia bukan kuat atau lemahnya; melainkan adab dan akhlaqnya. Ia bukan sempit atau lapangnya; melainkan zuhud dan wara’nya. Ia bukan sukar atau mudahnya; melainkan ‘amal dan jihadnya. Ia bukan berat atau ringannya; melainkan ikhlas dan tawakkalnya.

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================

Rabu, 02 Juli 2014

Mereka Bertanya Islam Menjawab

Penerbit : Aqwam
Penulis : Zakir Abdul Karim Naik
Ukuran : 15 x 23 cm
Halaman : 324 halaman
Cover : SC
Berat : - gr

Harga : Rp. 59.000,-
(Disc. 15%)





Sinopsis :

Jika Islam menentang penyembahan berhala mengapa kaum muslimin menyembah dan sujud kepada Ka’bah?

Bukankah Muhammad telah mempelajari Al-Qur`an dari kalangan orang-orang Yahudi dan Nasrani yang telah beliau kenali sebelum beliau mengaku dirinya sebagai Nabi?

Jika agama Islam adalah agama perdamaian, lantas mengapa banyak teroris di tengah-tengah kaum muslimin?

***

Boleh jadi pertanyaan seperti itu mengada-ada, sengaja untuk mendiskreditkan Islam. Namun, tak jarang pula pertanyaan tadi memang muncul dari rasa ingin tahu dari orang yang benar-benar tidak paham tentang Islam. Apapun motifnya, jawaban yang tuntas dari pertanyaan seperti di atas membuktikan bagian dari kesempurnaan ajaran Islam. Bahwa, sebagai risalah suci dari langit, Islam mampu menjawab segala problematika hidup manusia, dari yang masuk akal hingga yang tidak.

Dengan sederet penulis yang dikenal piawai dalam ilmu perbandingan agama seperti Dr Zakir Abdul Karim Naik, Prof. Dr. Shalah Shawi, dan Syekh Abdul Majid Subh membuat buku ini layak untuk dijadikan referensi terpercaya. Baik untuk Anda yang akrab dengan pertanyaan-pertanyaan aneh dari nonmuslim, atau sebagai pencerahan bagi Anda yang memang belum banyak paham tentang Islam.

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================

Selasa, 24 Juni 2014

Akhthoul Mushollin

Penerbit : Pustaka Imam Syafi'i
Penulis : Syaikh Masyhur Hasan Salman
Ukuran : 17 x 24 cm
Halaman : xiv + 612 halaman
Cover : HC
Berat : - gr

Harga : Rp. 120.000,-
(Disc. 15%)






Sinopsis :

Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihatku shalat,”

Demikianlah pesan Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam kepada umat ini. Setiap kita, Muslim dan Muslimah, diwajibkan melaksanakan shalat sesuai dengan tuntutan beliau. Akan tetapi, tanpa ilmu, kesadaran, dan kecintaan kepada Allah Ta’ala, menyempurnakan shalat sesuai perintah beliau adalah hal yang mustahil. Akibatnya, berbagai kesalahan kerap terjadi dalam pelaksanaannya.

Layaknya ensiklopedia mini, buku ini memaparkan hampir dua ratus kekeliruan dalam pelaksanaan shalat yang sering dijumpai sehari-hari, baik yang berupa perbuatan maupun ucapan. Di antaranya kekeliruan terkait cara menutup aurat; kekeliruan terkait tempat shalat; kekeliruan dalam pelaksanaan shalat dari niatnya, bacaan-bacaannya, hingga salamnya; dan kekeliruan setelah salam. Buku ini juga membahas kekeliruan yang kerap terjadi di masjid, dalam pelaksanaan shalat berjamaah, shalat Jum’at, dan shalat-shalat lainnya. Semuanya diterangkan secara lugas, ilmiah, dan diperkaya dengan dalil-dalil yang shahih serta rujukan tepercaya. Dan kami melengkapinya dengan beberapa gambar peraga agar bahasannya semakin mudah dipahami.

Melalui buku ini, insya Allah, kita akan terbimbing untuk semakin memperbaiki kualitas ibadah shalat dan nilai diri kita di hadapan Allah. Sungguh, kualitas keislaman kita di hadapan-Nya tergantung pada kualitas shalat kita.

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================

Fikih Jenazah

Penerbit : Darus Sunnah
Penulis : Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin
Ukuran : 24,5× 16 cm
Halaman : 522 halaman
Cover : HC
Berat : - gr

Harga : Rp. 100.000,-
(Disc. 15%)






Sinopsis :

Tiap-tiap berjiwa akan merasakan mati. Maut merupakan ketetapan Allah Ta’ala. Ini adalah hakekat yang sudah diketahui. Maka, sepantasnya kita bersiap diri menghadapinya dengan imam dan amal shalih.

Ada beberapa hal yang wajib dilakukan oleh seorang muslim ketika ada saudara sesama muslim yang meninggal dunia, yakni mengurus jenazahnya yang meliputi memandikan, mengafani, menshalati, dan menguburkannya.

Dalam pelaksanaannya, banyak sekali penyimpangan yang dilakukan oleh sebagian umat Islam, baik dalam hal pengurusan jenazah maupun hal-hal yang terkait dengannya. Kita ketahui bahwa petunjuk Rasulullah dalam pengurusan jenazah adalah petunjuk dan bimbingan yang terbaik, sekaligus potret aturan yang paling sempurna bagi jenazah.

Aturan yang sangat sempurna dalam mempersiapkan seorang yang telah meninggal untuk kemudian bertemu dengan Rabbnya dengan kondisi yang paling baik. Bukan hanya itu, keluarga dan orang-orang yang ditinggalkan pun disiapkan sebagai barisan orang-orang yang memuji Allah dan memintakan ampunan serta rahmat-Nya bagi yang meninggal.

Buku yang ditulis oleh Syaikh Muhamad bin Shalih Al-Ustaimin ini memberikan penjelasan tentang jenazah dan hal-hal yang terkait dengannya secara sistematis, detail, serta dilengkapi dengan faidah [intisari] dari setiap pembahasannya. Buku ini merupakan salah satu rangakaian jilid lengkap dari kitab Fath Dzi Al- Jalal wa Al-Ikram karya beliau yang merupakan syarah dari kitab Bulughul Maram. Semoga dengan hadirnya buku ini akan menghantarkan kita termasuk dalam golongan hamba-Nya yang selalu melaksanakan perintah-Nya dan berittiba’ kepada sunnah-sunnah Rasul-Nya, terlebih dalam pengurusan jenazah yang merupakan salah satu pilar penting dalam Islam.

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================

Selasa, 10 Juni 2014

Pengantar Studi Fikih Islam

Penerbit : Al Kautsar
Penulis : Dr. Muhammad Yusuf Musa
Ukuran : 15.5 x 24.5 cm
Halaman : 276 halaman
Cover : SC
Berat : - gr

Harga : Rp. 49.000,-
(Disc. 15%)





Sinopsis :

Ilmu fikih adalah satu disiplin ilmu yang sangat penting kedudukannya dalam kehidupan umat Islam. Fikih termasuk ilmu yang muncul pada awal berkembangnya agama Islam. Secara esensial, fikih sudah ada pada masa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, walaupun belum menjadi sebuah disiplin ilmu tersendiri. Sebab semua persoalan keagamaan yang muncul waktu itu langsung ditanyakan kepada Rasulullah. Maka seketika itu solusi persoalan langsung teratasi, dengan bersumber pada Al-Qur’an dan sunnah Nabi. Setelah wafatnya Nabi, ilmu fikih mulai muncul, seiring dengan timbulnya permasalahan-permasalahan yang muncul di tengah-tengah umat dan membutuhkan sebuah hukum melalui jalan istinbath.


Buku ini bisa dikatakan sebagai buku pengantar sejarah perkembangan fikih Islam, karena isinya membahas perjalanan fikih Islam dari awal, terbentuknya madzhab-madzhab, hingga fikih untuk masa depan. Buku sangat layak dijadikan referensi atau sebagai pengantar dalam mengenal fikih Islam bagi para mahasiswa

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================

Selasa, 27 Mei 2014

7 Kaidah Utama Fikih Muamalat

Penerbit : Pustaka Al Kautsar
Penulis : DR. Yusuf Al-Qaradhawi
Ukuran : 13,5 x 20,5 cm
Halaman : 292 halaman
Cover : SC
Berat : - gr

Harga : Rp. 49.000,-
(Disc. 15%)




Sinopsis :

Kaidah-kaidah fikih (qawa`id fiqhiyyah) adalah kaidah-kaidah hukum yang disusun oleh para ahli fikih, sebagai pedoman untuk mempermudah dan membantu memahami permasalahan fikih di dalam menentukan hukum dari suatu perkara dan kejadian.

Kaidah-kaidah ini sangat banyak dan bercabang-cabang. Dari sini, seorang pengkaji hukum Islam atau faqih tidak dapat memahami segala sisi kajian hukum Islam kecuali jika ia mempelajari qawa`id fiqhiyyah. Semakin tinggi tingkat penguasaan seorang faqih akan kaidah-kaidah ini, maka tingkat prestisenya akan semakin naik dan rangkingnya pun akan semakin meningkat, dan terbukalah jalan di hadapannya menuju prosedur fatwa. Oleh karena itu, mempelajari kaidah-kaidah fikih merupakan kewajiban bagi setiap orang yang menggeluti dunia fikih.

Buku ini berupaya keras memaparkan tujuh kaidah-kaidah fikih yang dikaitan dengan fikih muamalat, dengan gaya bahasa sederhana yang sesuai dengan kekinian dan dengan ungkapan yang jelas dan jauh dari unsur bertele-tele, ruwet, dan rumit.

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================

Selasa, 20 Mei 2014

At-Tibyan Adab Para Penghafal Al Qur-an

Judul Asli :At Tibyan fi Adab Hamalatil Qur-an
Penerbit : Al Qowam
Penulis : Imam Abu Zakaria Yahya bin Syaraf an-Nawawi
Ukuran : 15 x 23 cm
Halaman : xii + 214 halaman
Cover : SC
Berat : - gr

Harga : Rp. 40.000,-
(Disc. 15%)



Sinopsis :

Al-Qur’an adalah mukjizat sepanjang zaman, yang dijadikan Allah sebagai tantangan bagi jin dan manusia yang meragukan kebenarannya serta bantahan bagi semua golongan yang menyimpang. Al-Qur’an ibarat musim semi yang menyebarkan kebahagiaan dan menyuburkan hati orang-orang yang memiliki keyakinan dan pengetahuan. Al-Qur’an tidak akan usang karena sering diulang dan tidak akan pudar karena zaman berputar.

Allah telah menjadikannya mudah sebagai pelajaran, sehingga balita pun bisa hafal Al-Qur’an. Allah telah menjamin keasliannya, sehingga akan senantiasa terjaga dari perubahan dan pembaharuan. Ia akan senantiasa terpelihara selama malam dan siang datang dan pergi secara bergantian. Allah telah memilih orang-orang yang memiliki kecerdasan dan ketekunan untuk dimudahkan memberi perhatian kepadanya, sehingga berhasil menghimpun berbagai bidang ilmu mengenainya yang melegakan dada orang-orang beriman.

At-Tibyan ; Adab Penghafal Al-Qur’an, karya Imam Nawawi menjelaskan bagaimana cara kita memuliakan Al-Qur’an, dengan membahas beberapa tema, antara lain ;
  • Keutamaan pembaca dan penghafalnya
  • Keutamaan qiraah dan ahluqiraah
  • Keharusdan memuliakan ahluqur’an
  • Adab untuk pengajar, pelajar, dan penghafal Al-Qur’an
  • Adab membaca Al-Qur’an
  • Anjuran membaca ayat dan surah pada waktu serta keadaan tertentu
  • Adab menulis dan memuliakan mushaf
  • Dsb
 Buku ini penting untuk dibaca para santri, mahasiswa, pencari ilmu, dan masyarakat umum yang ingin menunaikan adab-adab terhadap Al-Qur’an. Dan tentu saja, ia merupakan permata ilmu yang sangat berharga bagi Anda, para hafizh Al-Qur’an, penjaga kitabullah !

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================