Senin, 22 Oktober 2012

Tafsir Ayat-ayat Ya Ayyuhal-Ladzina Amanu

Penerbit : Pustaka Al Kautsar
Penulis : Syaikh Muhammad Abdul Athi Buhairi
Ukuran : 15.5 x 24.5 cm
Halaman : 976 halaman
Cover : HC
Berat : 1000 gr

Harga : Rp.  180.000,-
(Disc. 15%)




Sinopsis :

Sungguh berbahagia orang-orang beriman, karena telah mengabdikan mereka dengan panggilan kemuliaan di dalam kitab suci-Nya, yaitu dengan "Ya Ayyuhal-Ladzina Amanu" (Hai orang-orang yang beriman)", sebuah panggilan yang tidak pernah diberikan kepada umat-umat sebelumnya. Semoga Allah tetap memuliakan mereka  dengan sebutan itu, dengan memberikan kekuatan untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran-ajaran yang terkandung di dalamnya.

Demikianlah, betapa penting makna dan pesan yang tersirat dalam seruan-seruan Allah yang diawali dengan "Ya Ayyuhal-Ladzina Amanu". Sebuah seruan yang bisa membawa kepada keselamatan bagi hamba yang memenuhi dan menaatinya, dan membawa kepada kehancuran bagi hamba yang membangkang dan mengingkarinya. Maka, betapa bahagia orang-orang beriman yang meyadarinya seruan kemuliaan ini, lalu ia dengan segera menyambutnya, memahaminya, dan senantiasa taa kepada peyunjuk-petunjuk-Nya.

Buku yang berjudul "Tafsir Ayat-ayat Ya Ayyuhal-Ladzina Amanu" ini merupakan karya besar penulis dalam menyingkap makna dari setiap seruan Allah subhanahu wa Ta'ala kepada hamba-Nya yang beriman. Buku ini membahas secara detil hal-hal yang berkaitan dengan ayat-ayat tersebut; mulai dari penjelasan makna ayat, sebab-sebab turunya, hukum-hukum fikih yang dikandung, hikmah penetapan syar'i sampai kesimpulan dan intisari yang ada di dalamnya. Sayang, jika Anda melewatkan buku ini.

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================

Akidah Islam menurut Empat Madzhab

Penerbit : Pustaka Al Kautsar
Penulis : PROF. DR. Abul Yazid Abu Zaid Al-Ajami
Ukuran : 15.5 x 24.5 cm
Halaman : 502 halaman
Cover : HC
Berat : 1000 gr

Harga : Rp.  95.000,-
(Disc. 15%)





Sinopsis :

Dalam Islam, perbedaan dalam masalah akidah sejatinya merupakan hal tabu dan dilarang. Berbeda halnya dengan permasalahan fikih yang meniscayakan toleransi dalam perbedaan pendapat, selama masih bersandar kepada dalil-dalil sahih lagi kuat. Banyak dari kita yang menganggap bahwa perbedaan pendapat fikih di antara empat madzhab fikih Islam, dibarengi dengan pemahaman dan keyakinan akidah yang berbeda-beda.

Bahkan parahnya lagi, tidak sedikit yang menyimpang dari akidah yang dianut oleh keempatnya. Padahal, para imam itu memiliki akidah yang sama; yaitu akidah Ahlu Sunnah wal Jama'ah, biarpun pendapat fikih mereka acapkali berbeda. Namun yang sangat disayangkan adalah mayoritas kaum muslimin tidak mengetahui hal ini.

Akidah imam empat madzhab; Abu Hanifah, Malik, Asy-Syafi'i, dan Ahmad adalah sebagaimana ditegaskan Al-Qur'an dan Sunnah Nabi Muhammad, sesuai dengan apa yang menjadi pegangan para sahabat dan tabi'in. Tidak ada perbedaan diantara mereka dalam masalah ushuluddin (pokok agama). Sungguh perbedaan fikih di antara para imam fikih tidak lantas membuat akidah dan keyakinan mereka pun berselisihan. Bagaimanakah akidah dan keyakinan yang mereka anut? Jawabannya ada didalam buku ini.

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================

Senin, 15 Oktober 2012

Air Mata di Jalan Dakwah

Penerbit : Pro-U Media
Penulis : Umar Hidayat
Ukuran : 14x20 cm
Halaman : 498 halaman
Cover : SC
Berat : 450 gr


Harga : Rp.  56.000,-
 (Disc. 15%)






Sinopsis :

Jika menangis itu sehat, maka menangislah lantaran di jalan dakwah agar engkau merasakan sehat fisik dan maknawiahnya. Jika menangis itu melepaskan segala asa, agar hati lega, maka menangislah di jalan dakwah sehingga kehidupanmu tak hanya merasa lega di dalam dada, tetapi lega bersambung ke dalam surga. Jika menangis itu membuktikan kemanusiaan kita, maka menangis di jalan dakwah tidak sekadar manusia, tetapi juga manusia yang terpilih mengemban warisan risalahnya.

Jika menangis itu disebabkan sedih, maka menangislah di jalan dakwah karena kesedihan itu akan menaklukkannya. Jika menangis itu disebabkan gembira, maka menangislah di jalan dakwah karena kegembiraan itu menjeda mengingatkan kita agar tetap taat di jalan-Nya. Jika menangis itu disebabkan keabadian, maka menangislah di jalan dakwah karena keabadian itu ada yang tertunda menghasilkan karya bersejarah yang mengabadi karena-Nya.

Meski kesedihan mendera, airmata di jalan dakwah menaklukkannya untuk tetap tidak bercumbu dalam kesedihan. Sebaliknya, mengajar kita mengubahnya untuk tetap dalam ketaatan kepada Allah. Airmata di jalan dakwah, mengajak kembali ke jalan dakwah. bersama-sama membangun bangsa ini dengan pilar dakwah ini agar tercipta kehidupan dan peradaban madani yang sering kita idealkan.

Alangkah bahagianya kita andai airmata kita membasuh hati kita, menghapus dosa-dosa kita dan melejitkan semangat maknawiyah dan potensi kita. Maka, mari kita bersama-sama meniti jejak pengembaraan dalam belantara hikmah airmata di jalan dakwah.

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================

Kamis, 11 Oktober 2012

Super Murobbi

Penerbit : Pro-U Media
Penulis : Solikhin Abu Izzuddin
Ukuran : 12 x 20 cm
Halaman : 398 halaman
Cover : SC
Berat : 250 gr

Harga : Rp.  50.000,-
(Disc. 15%)




Sinopsis :

Cahaya Qur'an
di Bengkel Perubahan

Berbekal Al-Qur`an dan Sunnah kita melangkah
Membangun peradaban mulia di bumi persada
Dengan semangat perjuangan tegakkan keadilan
Wujudkan masyarakat makmur adil sejahtera

Super Murabbi, engkaulah pejalan dakwah. Berjalan, terus berjalan. Berbekal Al-Qur`an, buruh bengkel itu, super murabbi itu, terus berjalan. Dia bukan dosen, bukan mahasiswa, bukan pula pegawai kantor yang keren. Bekerja di bengkel. Waktunya produktif luar biasa. Sejak Kamis sore, Kamis malam, Jumat pagi, ba'da subuh, khutbah Jumat, Jumat ashar memberikan pelatihan sebuah mukhayam, isya malam Sabtu menggugah dalam sebuah daurah yang dihadiri kader-kader dakwah dari berbagai kabupaten. Di Sabtu paginya dia hadir dengan wajah cerah. Lebih awal dari hadirnya buruh-buruh yang lain. Ceria. Segar. Bugar. Cerdas. Lelah yang berbarokah.

Super Murabbi, engkaulah pejalan dakwah. Berjalan, terus berjalan. Dari halaqah ke daurah. Dari daurah ke mukhayam. Dari "baksos" ke ziarah tokoh. Dari besuk di rumah sakit menuju takziah yang tiada. Membawa buah tangan meski ringan, untuk keluarga dan tetangga dekat. Dan di masjid-masjid hati kita tertambat. Di masjid kita rehat. Di masjid kita perbarui semangat. Di masjid kita kokohkan tekad. Di masjid kita segarkan rindu jannah akhirat full nikmat.

Saudaraku, inilah amanah besar, menjadi Super Murabbi. Jangan sampai sibuk dalam hiruk pikuk dagang sapi, lalu membuat lupa mengaji. Kejar-mengejar, berlari di antara kambing hitam, terus lupa jadwal kajian. Ketiduran mengelus-elus kuda hitam, lalu mengamputasi diri dari tugas suci sebagai dai dan murabbi. Jangan sampai makin beringas ketika diberi kursi empuk yang panas, apalagi panas-panas basah sembari menikmati kemewahan yang dingin-dingin empuk.

Bangkitkan diri, bangkitkan negeri dengan pekerjaan besar untuk perubahan besar. Teladani Nabi, jadilah SUPER MURABBI. Naikkan Kelasmu, Raih Surgamu.

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================