Minggu, 06 Januari 2019

Islam Itu Mudah

Jangan Dibuat-buat Mudah,
Jangan Pula Dibuat Susah



Penerbit : Pro-U Media
Penulis : H. Abdul Somad, Lc., M.A.
Ukuran : 14,5 x 20,5 cm
Halaman : 200 halaman
Cover : SC
Berat : - gr

Harga : Rp. 50.000,-
(Disc. 15%)











Sinopsis :

Islam itu benar; kebenaran yang datangnya dari Tuhan. "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu." (Q.s. al-Kahfi [18]: 29)

Islam itu sempurna. Allah Subhanahu Wa Ta'ala sendiri yang memastikannya, Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu. (Q.s. al-Ma`idah [5]: 3)

Islam itu baik, indah, dan mudah. Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya agama itu mudah, dan tidaklah seseorang mempersulit agama kecuali dia sendiri akan dikalahkan (semakin berat dan sulit)….” (H.r. al-Bukhari dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu)

Islam yang demikian sempurna dan mudah itu, disampaikan begitu apik oleh Ustadz H. Abdul Somad, Lc. M.A., dalam berbagai taushiyahnya. Pada buku ini, dipilih dan disajikan taushiyah-taushiyah beliau yang memotivasi umat untuk memahami dan mengamalkan Islam, di antaranya:
  • Kemudahan ajaran Islam dalam ibadah
  • Kemudahan ajaran Islam dalam hukum
  • Kemudahan ajaran Islam dalam taubat (memohon ampun)
  • Kemudahan ajaran Islam dalam membina rumah tangga dan keluarga
  • Kemudahan ajaran Islam dalam mengurusi bermasyarakat dan bernegara.

Dengan membaca buku ini, pembaca akan merasakan langsung bahwa ISLAM ITU MUDAH.

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS/WA ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================

Minggu, 16 Desember 2018

Seni Interaksi Rasulullah SAW

Penerbit : Aqwam
Penulis : Syekh Shalih Al-Munajjid
Ukuran : 17 x 24 cm
Halaman : 588 halaman
Cover : HC
Berat : - gr

Harga : Rp. 128.000,-
(Disc. 15%)




Sinopsis :

Seni Interaksi Rasulullah SAW 

Bagaimana Nabi SAW Menjalin Hubungan dengan Keluarga & Lingkungannya.

Sungguh telah datang kepada kalian seorang Rasul dari diri-diri kalian. Sangat bersedih terhadap apa yang memberatkan kalian dan bersemangat (untuk memberikan hidayah) kepada kalian dan lemah lembut dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman.
(At-Taubah: 128)

Mengikuti dan meneladani Rasulullah SAW dalam setiap keadaan. Itulah bukti konkret keimanan sekaligus kecintaan kepada beliau. Siapa yang menjadikannya sebagai suri teladan berarti telah menempuh jalan yang akan menyampaikan kepada kemuliaan yang ada di sisi Allah.

“Pada diri Rasulullah SAW telah terhimpun sifat-sifat yang terpuji seperti: malu, dermawan, pemberani, berwibawa, sambutan yang baik, lemah lembut, memuliakan anak yatim, baik batinnya, jujur dalam ucapan, menjaga diri dari perkara yang mendatangkan maksiat, suci, bersih, suci dirinya dan segala sifat-sifat yang baik.” (Syekh Mushthafa Al-Adawi, Fiqhul Akhlaq: I/7)

Buku ini mengajak kita untuk mengetahui aspek-aspek dalam meneladani Rasulullah SAW. Penulisnya—Syekh Al-Munajjid—menjelaskan secara rinci dengan contoh nyata bagaimana beliau berinteraksi dengan berbagai kalangan, seperti:
  • keluarga, saudara, dan orang-orang di sekitarnya seperti tetangga;
  • berbagai kelompok Sosial, baik kalangan miskin maupun kaya;
  • kalangan yang membutuhkan pendekatan dakwah khusus, seperti para mualaf dan munafikin;
  • wanita, anak-anak, hingga binatang.
Semuanya ditunjukkan dengan kasih sayang dan keteladanan Rasulullah SAW yang paling tampak adalah sifat penyayang. Namun, sudahkah sifat ini melekat pada diri kita? Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah sifat kelemah-lembutan itu ada pada sesuatu melainkan akan menjadikannya indah dan tidaklah tercabut dari sesuatu melainkan akan menjadikannya jelek.” (HR. Muslim dari Aisyah).

Setelah membaca buku ini, semoga kita dapat berhias dengan kasih sayang dalam interaksi kehidupan, sebagaimana teladan Rasulullah.


===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS/WA ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================

Bagaimana Berinteraksi dengan Al-Qur'an

Penerbit : Al Kautsar
Penulis : Dr. Yusuf Al-Qardhawi
Ukuran : 16 x 24,5 cm
Halaman : 564 halaman
Cover : HC
Berat : 800 gr


Harga : Rp. 120.000,-
(Disc. 15%)




Sinopsis :

Bagaimana Berinteraksi dengan Al-Qur'an

Sulit dibayangkan sekiranya umat Islam tidak memiliki Al Qur’an. Padahal ia adalah umat terakhir, umat yang diutus Allah sebagai saksi atas perbuatan semua manusia, dan terbaik, yang rasulnya menjadi rahmatan lil-‘alamin. Atau sulit dibayangkan sekiranya Al-Qur’an yang ada di tangan umat ini bukan berasal dari Yang Maha Mengetahui segala sesuatu, yang ghaib dan yang zhahir.

Ada yang lebih penting dari sekedar berkhayal membayangkan hal-hal yang tak mungkin seperti itu, yaitu bagaimana umat ini bisa hidup menyatu dan bersenyewa dengan Al-Qur’an, bagaimana kiat berinteraksi dengannya, baik dengan cara membaca, menghafal, menyimak, memahami, menafisiri, meyelami kandungannya dan menyerap hakikat-hakikatnya. Bahkan kalau kita menela’ah tengara-tengara yang ada di dalamnya, semacam ayat-ayat samawi, maka di hadapan kita terpampang alam teramat luas, yang ditebari ilmu pengetahuan. Benar Al-Qur’an tak pernah berhenti digali dan tak pernah berhenti menghadirkan sesuatu yang baru bagi orang-orang yang mau berpikir. Setiap orang memiliki keterbatasan, di samping memiliki kesanggupan untuk mengetengahkan wacana pikirannya.

Kajian yang dihadirkan Dr. Yusuf Al-Qaradhawi ini begitu lugas dan mengena, mencakup semua tema yang terkandung di dalam Al-Qur’an, yang tentu saja dengan muatan ilmiah yang amat menarik untuk disimak setiap orang.


===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS/WA ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id
===============================

Mukhtashar Minhajul Qashidin

Penerbit : Darul Haq
Penulis : al-Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi
Ukuran : 16 x 24,5 cm
Halaman : xxii+766 halaman
Cover : HC
Berat : 1300 gr

Harga : Rp. 140.000,-
(Disc. 15%)




Sinopsis :

Mukhtashar Minhajul Qashidin

Kaum Muslimin mengenal secara luas kitab Ihya` Ulumuddin, sebuah kitab yang membahas Ibadah, adat, dan sesuatu yang merusak dan menyelamatkan, namun karena sejumlah masalah mengandung kritik di dalamnya, Imam Ibnul Jauzi Rahimahullah meringkasnya menjadi Minhaj al-Qashidin, lalu disaripatikan lagi oleh Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi menjadi Mukhtashar Minhaj al-Qashidin, yang merupakan kitab asli buku ini.

Di awal, buku ini mengingatkan pentingnya berilmu bagi setiap Muslim, dan bahwa ilmu itu ada yang terpuji tapi ada juga yang tercela; berikut tentang penyakit-penyakit ilmu, karakteristik ulama, dan batasan ilmu akhirat.

Buku ini terdiri dari empat bagian:

Seperempat pertama : Ibadah

Ini adalah tujuan manusia diciptakan. Dan buku ini fokus menjabarkan hikmah, rahasia, dan keajaiban ibadah kepada Allah yang bersifat batiniyah. Nilai lebih dalam buku ini adalah, ulasan menyentuh tentang keagungan tersembunyi di balik setiap ibadah yang kita lakukan, sehingga menumbuhkan keyakinan bahwa ibadah-ibadah tersebut memang disyariatkan oleh Tuhan semesta.

Seperempat kedua : Adat

Yang berisi adab-adab dalam menghadapi kehidupan dunia, agar kita tidak diperbudak oleh dunia, dan agar mampu menundukkannya sehingga menjadi bekal menuju akhirat, dan bukan menjadi tujuan. Mencakup adab-adab lahir dan batin, makan dan minum, berkeluarga, mencari rizki, interaksi sosial, dan bagaimana menebarkan kebaikan dan mencegah kemungkaran.

Seperempat ketiga : Apa-apa yang membinasakan

Yang intensif menyingkap hal-hal negatif pada diri manusia yang bisa membinasakan, agar kita semua waspada. Di antara yang membinasakan itu adalah akhlak-akhlak yang buruk; yang zahir seperti akhlak buruk lisan, dusta, ghibah, namimah, berkata keji dan kotor, gaduh dan berteriak-teriak; lalu akhlak buruk hati, seperti: Hasad, syahwat, amarah, cinta pujian, cinta dunia, cinta kedudukan, sombong dan angkuh, tinggi hati, dan lainnya. Semuanya diuraikan dengan sangat bagus di sini, dan lengkap dengan terapi dan cara-cara merubahnya menjadi positif, sehingga orang yang membaca buku ini, bisa memperbaiki dirinya menjadi lebih baik.

Seperempat keempat : Apa-apa yang menyelamatkan

Yaitu bertaubat dari segala dosa dan maksiat, kemudian memupuk sifat sabar, pandai bersyukur, penuh pengharapan, takut akan hukuman Allah, wara’, zuhud, dan lebih memilih hidup sederhana. Dan buku ini ditutup dengan masalah paling penting yaitu, bagaimana menempa diri agar bertauhid secara benar, yang mencakup: Cinta, berharap dan takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dan itu semua ditutup dengan nasihat penting bagaimana kita senantiasa mengingat kematian, agar kita sadar bahwa semua yang kita lakukan di dunia ini, sepanjang umur dan sepanjang hari, sejak bangun tidur hingga kembali ke peraduan, akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah; kebaikan atau keburukan sebesar atom pun akan dibalas. Buku ini adalah bimbingan terbaik meraih akhirat yang baik, insya Allah.


===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS/WA ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================

Jumat, 30 November 2018

Politik Under Capacity

Penerbit : Era Intermedia
Penulis : Ustadz Abu Ridho
Ukuran :  cm
Halaman :  halaman
Cover : HC
Berat : - gr

Harga : Rp. 100.000,-
(Disc. 15%)

 



Sinopsis :

Politik di zaman sekarang ini sepertinya sudah mencapai titik kulminasi ke-carutmarutan-nya. Masa di mana para penguasa berlomba-lomba untuk mempertahankan kekuasaannya. Berbagai cara mereka tempuh demi memenuhi keinginannya tersebut.

Makna luhur politik sebagai langkah untuk mengelola, mengatur, memerintah dan melarang sesuatu juga memegang kepemimpinan masyarakat telah tereduksi oleh diterabasnya norma dan hukum yang berlaku. Politik saat ini sarat dengan kebohongan, politik transaksional, politik biaya tinggi, pembusukan, skandal, dan lain-lain.

Lalu apakah sudah sedemikian parahnya situasi politik di negeri ini? Bagaimana peran demokrasi yang digembar-gemborkan oleh para politikus itu? Demokrasi pun tampaknya baru sebatas wacana. Apalagi politik yang identik dengan kekuasaan itu telah disusupi oleh setan sehingga tidaklah pantas dijadikan teman apalagi kekasih.

Oleh karena itu, berpegang teguh kepada agama dalam seluruh kiprah politik merupakan suatu keniscayaan meskipun dalam kenyataannya cara ini memerlukan kesabaran tinggi. Politikus  yang meyakini akan adanya hari akhirat dan kehidupan setelah mati, akan senantiasa berhati-hati dalam bertindak. Sebab mereka  menyadari sepenuhnya bahwa setiap perbuatan yang dilakukannya selama di dunia ini, sekecil apa pun, pasti dimintai pertanggungjawaban oleh Allah swt. di akhirat kelak.

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================

Politik Tegak Lurus PKS

Penerbit : Era Intermedia
Penulis : Ustadz Abu Ridho
Ukuran :  cm
Halaman :  halaman
Cover : HC
Berat : - gr

Harga : Rp. 100.000,-
(Disc. 15%)




Sinopsis :

Ini adalah buku yang penuh dengan ilmu, pengalaman dan strategi baru. Diracik oleh seorang tokoh yang selama puluhan tahun selalu bermanuver di lapangan. Tulisan yang memadukan antara prinsip dengan fleksibelitas siyasi pergerakan jamaah.

Dari sinergi antara mesin jamaah, militansi dakwah, variasi segmen dakwah, manhaj yang komprehensif dan hasil yang signifikan, telah mampu melahirkan ramuan yang muntijah.

Saat siapa pun paham dan tau siapa dirinya, maka pembelotan, pembangkangan, penggembosan, pembusukan, dan ketidaktaatan dengan segala rumus makarnya dapat diminimalisir.

Inilah POLITIK TEGAK LURUS PKS.

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id

===============================

Kamis, 08 November 2018

Kita Akan Tetap Di Jalan Ini


Penerbit : ihsan media
Penulis : Muhammad Lili Nur Aulia
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Halaman :  264 halaman
Cover :
SC
Berat :
- gr

Harga : Rp. 59.500,-
(Disc. 15%)




Sinopsis :

 
Seperti Kemarin, Hari Ini dan Esok..

Atas dasar karunia Allah, lalu kebersamaan ini pun kita mulai karena Allah dan untuk Allah. Tidak ada yang lebih mulia daripada menyadari bahwa kebersamaan ini adalah murni karena karunia dan hidayah Allah. Tak ada yang lebih agung daripada menyadari bahwa kita memulai perjalanan ini betul-betul karena Allah dan bertujuan untuk menggapai ridha Allah.

Hari-hari ini, kita menjalani proses memelihara, merawat, menjaga, hidayah dan karunia Allah itu. Sebuah amal bersama yang telah kita mulai itu, semoga bisa tetap terjaga, hingga kita ada di ujung tujuan yang kita harapkan. Yaitu kematian husnul khatimah, kematian yang ada di titik ridha Allah, yang bernilai kebaikan bagi perjuangan.


Karena Jalan ini...
Adalah nafas perjuangan yang selalu meminta pengorbanan, maka kita tak mungkin menjalaninya sendiri-sendiri.
.
Karena Jalan ini...
Panjang dan kita harus tetap berpegangan tangan hingga waktu kita usai berjalan di atasnya.
.
Karena Jalan ini...
Berhampar ujian dan kita harus bisa melewatinya dengan tetap bergandengan tangan hingga kita tak terjatuh.
.
Karena Jalan ini...
Jalan para anbiya, syuhada, shalihin, dan kita tak ingin berpisah dari jalan ini.
.
Karena Jalan ini...
Adalah ujian tapi sekaligus karunia Allah dan kita sudah memilihnya.
.
Karena Jalan ini...
Adalah urusan antara kita dan Allah SWT, karenanya keimanan kita tidak boleh setipis kertas dan mudah sobek.
.
Karena Jalan ini...
Terbentang jauh dan kita akan terus berjalan tidak akan berhenti.

===============================
Untuk Pemesanan Hub.
Via SMS/WA ke 0856 84 64 125
atau
Email ke ibnu_abuhu@yahoo.co.id
===============================